Kian murah untuk varian facelift, ini harga mobil bekas Toyota Fortuner per Juli 2021

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:30 WIB   Penulis: Bimo Kresnomurti
Kian murah untuk varian facelift, ini harga mobil bekas Toyota Fortuner per Juli 2021

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga mobil bekas Toyota Fortuner facelift makin terjangkau dan murah. Catatan pricelist di Gridoto menampilkan harga mobil bekas Toyota Fortuner terendah hanya Rp 160 juta per Juli 2021.

Angka tersebut turun dari September 2020, harga mobil bekas Toyota Fortuner saat itu berkisar Rp 180 juta. 

Toyota Fortuner merupakan seri SUV yang cukup fenomenal di Indonesia. Generasi pertama dari Toyota Fortuner berhasil masuk ke pasar Indonesia di 2005.

Pada tahun 2009, Toyota Fortuner memberikan perubahan pada varian facelift dengan beberapa perubahan. Toyota Fortuner kala itu nyaris belum menemui persaingan mobil yang berarti. Kini, Toyota Fortuner bersaing ketat dengan SUV lain seperti Mitsubishi Pajero Sport.

Dengan harga mobil bekas Toyota Fortuner yang sudah bersahabat, penasaran dengan spesifikasinya?

Baca Juga: Harga mobil bekas Toyota Rush facelift dari Rp 100 jutaan saja per Juli 2021

Intip harga mobil bekas Toyota Fortuner generasi pertama facelift dan bedah spesifikasinya:

1. Sisi eksterior

Harga mobil bekas Toyota Fortuner

Di bagian eksterior, Toyota Fortuner memiliki tampilan gagah dan sporty dengan bodi cukup besar di kelasnya. Berbeda dari generasi sebelumnya, dari sisi gril memiliki desain bergerigi dan dilapisi chrome.  

Bagian headlamp, Toyota Fortuner disematkan seri New LED Daytime Running light (DRL) dengan bentuk trapezoid. Dilengkapi pula fog lamp sebagai penerangan saat kondisi kabut. 

Bagian kaca samping ditambahkan roof rack untuk tipe tertentu yang menambah tampilan semakin menarik. Bagian Spion juga ditambahkan fitur lampu sein. 

Seperti pada generasi sebelumnya, di sisi belakang masih disematkan Roof spoiler untuk menambah kesan gagah Fortuner.

Di bagian belakang Toyota Fortuner, stop lamp Toyota Fortuner dilapisi dengan warna chrome. Pada bumper bawah juga disematkan spoiler warna merah.

Baca Juga: Harga mobil bekas Toyota Avanza varian facelift murah meriah per Juli 2021

2. Sisi interior

Berpindah ke bagian interior, Toyota Fortuner masih memiliki paduan warna hitam pada sisi dashboard. Sedangkan kursi jok berwarna krem menambah kesan bersih. 

Dari sisi kemudi, Toyota Fortuner facelift dibekali dengan model stir 4 spoke yang menambah kesan mewah.

Ukuran ruang dalam kabin Toyota Fortuner memiliki kesan yang lapang. Toyota Fortuner mampu menampung hingga 7 orang penumpang dengan 3 baris kursi.  

Pada dashboard Toyota Fortuner dibuat bergabung dengan head unit yang diapit dengan AC. Kemudian, dilengkapi panel instrumen pada head unit yakni beberapa fitur hiburan. 

Fitur hiburan tersebut seperti LCD berukuran 7 inci, radio pemutar musik CD atau USB dengan format MP3 dan WMA. Fitur tersebut juga sudah disematkan sistem audio double-DIN dan 6 Speakers.

Pada bagian kemudi Toyota Fortuner terdapat Multi-Instrumen Display (MID) yang menampilkan informasi mengenai keadaan mobil ketika berkendara.

Pintu Toyota Fortuner juga disematkan dengan speaker dengan steering wheel. Fitur tersebut membantu pengemudi untuk tetap fokus di jalan.

Baca Juga: Tengok harga mobil bekas Toyota Calya yang makin bersahabat per Juli 2021

3. Performa mesin

Toyota Fortuner 2010 masih memiliki kesamaan dari varian generasi sebelumnyua. Mesin SUV ini dibekali dengan kapasitas 2.500cc (diesel) dan 2.700cc (bensin) yang memiliki 4 silinder. Toyota Fortuner dengan mesin 2.500cc mampu melaju dengan tenaga maksimum 102 horsepower dan torsi 260 Nm.

Pada mesin Toyota Fortuner dengan mesin 2.700cc mampu melaju dengan tenaga hingga 158 horsepower dengan torsi maksimum 241 Nm. Bagian transmisi, Toyota Fortuner dibekali transmisi manual 5 percepatan dan otomatis 4 percepatan.

Toyota Fortuner dibekali dua varian penggerak roda yakni tipe 4x2 dan 4x4 atau sama dengan varian generasi pertama.

Baca Juga: Harga mobil bekas Toyota Corolla Altis varian pertama dari Rp 50 juta per Juli 2021

Editor: Bimo Kresnomurti
Terbaru